Kolom iklan

Baik menjadi ahli




Selama bertahun-tahun ini tujuan hidup saya, yang mengiringi setiap langkah saya adalah menjadi baik. Setiap orang bertanya kepada saya mengenai tujuan usaha, tujuan yang kita kerjakan saya selalu menjawab dengan mantap adalah menjadi baik. Adakah yang salah mengenai menjadi baik?sehingga akhir-akhir ini mengganggu di hati dan pikiran.Bahwa di dunia ini banyak pelaku bisnis yang baik, atlet yang baik, karyawan yang baik, dokter yang baik, tetapi sedikit dari mereka menjadi pelaku bisnis yang hebat, atlet yang hebat, karyawan yang hebat, dokter yang hebat lagi ahli. Kenapa? karena bagi kebanyakan dari kita menjadi baik sudah cukup baik.

Inilah mengapa atlet profesional berlatih lebih giat daripada atlet amatir, ada perbedaan sasaran, ada perbedaan hasrat antara keduanya. Seorang Dokter yang ahli mendedikasikan seluruh hidupnya untuk mengembangkan keahlian dan keterampilannya demi memberi manfaat sebesar-besarnya kepada orang lain dan dunia kesehatan.

Ini mengenai sasaran yang ingin kita capai, mengenai gairah kita terhadap apa yang kita kerjakan. Bahwa ternyata sedikit dari kita sebagai seorang muslim bisa bersikap amanah terhadap apa yang kita janjikan. Bukan karena kita sebagai seorang muslim tidak punya niat untuk bersikap amanah, tidak juga karena kita berkeinginan untuk ingkar janji tetapi lebih karena kita kurang ahli, kurang terampil, kita baik tapi tidak cukup baik untuk bersikap amanah. Adalah baik menjadi ahli dan baik itu tidaklah cukup baik untuk menjadi ahli.

Rasulullah saw. bersabda, “Jika amanah diabaikan maka tunggulah kiamat.” Sahabat bertanya, “Bagaimanakah amanah itu disia-siakan, wahai Rasulullah?” Rasulullah saw. menjawab, “Jika suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancuran.” (Al-Bukhari)
Filed under: Uncategorized, Inspirasi, Enterpreneurship | Comments (0)

Putuskan
30 March 2009 — nawwaf (Views: 103)

Dalam berusaha dan mengusahakan ada yang berpendapat bahwa tak ada kunci sukses, karena yakin seiring dengan kegagalan ada sebuah keberhasilan dan keberhasilan diiringi oleh kegagalan. Bahwa modal, uang dan rencana bukanlah yang utama yang terpenting adalah kemauan, komitmen yang tinggi dan berani mengambil resiko. Kelemahanya apabila terlalu banyak berpikir, menimbang, banyak membuat rencana sehingga tidak segera melangkah.

Luruskan niat, jadikan zuhud sebagai kekuatan, selalu berdoa kepada Allloh Swt yakin akan rizki yang berlimpah.

Putuskan apa sebenarnya yang anda sangat inginkan. Harus spesifik! Karena semakin jelas keinginan anda, makin besar juga kekuatannya

Take Action! Sekarang!! Bukan menunggu datangnya mood ,nanti jika ada waktu luang ataupun menunggu kondisi dan situasi yang pas (sempurna). Ambil tindakan sekarang juga!

Cermati dengan teliti segala tindakan anda. Jangan habiskan energi pada hal yang jelas-jelas terbukti tidak akan berhasil mewujudkan keinginan anda.

Rubah atau modifikasi tindakan anda sesuai kebutuhan sampai pada akhirnya tujuan tercapai.

Selalu bersyukur atas nikmat Alloh Swt.
By : nawwaf – Pengusahamuslim.com

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered By Blogger | Portal Design By Trik-tips Blog © 2009 | Resolution: 1024x768px | Best View: Firefox | Top