Kolom iklan

Berfikir Sederhana Bekal Menjadi Pengusaha


Ada satu hal yang terbesit dibenak saya setelah membaca banyak posting di milis hari ini, yaitu beda cara pikir antara pengusaha dan non pengusaha, antara berfikir praktis dan teknis.

Untuk melangkah menjadi pengusaha diperlukan kemampuan berpikir praktis, tidak usah njelimet dan terlalu kompleks, sehingga akhirnya membuat Anda takut dan melangkah Anda mundur.

Memang diperlukan perencanaan dan perenungan tentang apa2 yang mungkin terjadi jika kita mengembangkan sebuah usaha, namun kemampuan manusia yang sangat terbatas ini tidak dapat dijadikan rujukan sebagai suatu kebenaran mutlak. Karena kita tidak tahu kondisi kita nanti seperti apa, mungkin kita nantinya sudah mampu mengatasi masalah2 tersebut seiring perjalanan waktu.

Perlu kita sadari bahwa tingkat keilmuan dan latar belakang seseorang sangat menentukan tingkat kompleksitas pemikiran seseorang, sehingga antara satu manusia dengan manusia lainnya akan berbeda.

Seseorang yang mengerti masalah teknis, yang tahu detail masalah boleh jadi akan lebih takut melangkah karena dia tahu kesulitan2 dan resiko2 yang akan dihadapi, sedangkan mereka yang “tidak tahu” atau hanya “tahu sedikit” tentunya akan lebih berani melangkah.

Jadi saran saya, berfikirlah sederhana saja, jangan terlalu terjebak kedalam masalah yang “belum tentu terjadi”, tapi persiapkan hal-hal yang bisa membuat sukses.

Contoh konkritnya:

Dalam sebuah perusahaan ada yang namanya income dan biaya. Ada tipe orang tertentu akan lebih asik memikirkan bagaimana menghemat biaya, cara supaya karyawan tidak mencuri, cara supaya tidak ditipu pelanggan, dan berbagai cara pengamanan dari masalah negatif dan ada juga orang tertentu yang lebih asik memikirkan bagaimana meningkatkan income, tanpa banyak peduli dengan biaya yang membengkak. Mana dulu yang akan Anda pilih ?

Buat saya, lebih baik prioritas waktu dan pikiran kita kepada cara memperoleh income sebesar-besarnya, sehingga kita bisa membayar orang2 yang pandai untuk membantu penghematan biaya dan mengatasi masalah daripada perusahaan ini benar2 hemat dan aman namun income kurang yang akhirnya tidak bisa berjalan juga.

Seorang anak akan lebih berani mencoba berbagai hal ketimbang orang dewasa, karena si anak tidak memiliki banyak memori kegagalan dan ketakutan akan masalah, berbeda dengan kita orang dewasa.

Dari sekian banyak orang sukses, yang saya tahu dan pernah membaca riwayatnya, mereka adalah orang-orang yang berpikir sederhana, tidak njelimet dan mereka adalah2 orang yang berpikir sangat praktis. Mereka banyak “menyederhanakan masalah”, dan yakin masalah akan datang sesuai dengan kemampuannya dikemudian hari, jadi tidak perlu terlalu dikhawatirkan disaat awal2 melangkah.

Yakinlah, bahwa ujian Allah Ta’ala diberikan sebatas kemampuan hambanya, Allah tidak akan memberikan cobaan yang kita tidak mampu. Yakinlah selama kita berbuat kebaikan Allah pasti beserta kita, Allah akan menolong hamba-hambanya yang beriman (tidak menyekutukannya) dan beramal sholeh. (Banyak sekali dalil Al-Quran dan Hadist tentang masalah pertolongan Allah ini). Kita orang beriman mempunyai senjata berupa doa, jangan lupa itu!

Jadi jangan takut untuk melangkah, berpikir sederhana saja, siapkan langkah preventif semampunya, namun kalau kita tidak mamiliki kemampuan untuk mengatasi masalah yang mungkin terjadi, maka janganlah kehawatiran kita menghalangi langkah kita, kemudian mintalah tolong kepada Allah, agar dimudahkan dan dijaga dari setiap masalah yang mungkin terjadi.

Contoh saya sendiri, seandainya dulu saya tahu masalah-masalah dan kesulitan yang akan saya alami saat membuat software, seperti masalah pembajakan dan berbagai masalah ruwet lainnya, tentulah saya tidak akan pernah berani melangkah sama sekali. Namun karena sudah terlanjur jalan, mau tidak mau saya dan tim berpikir keras untuk mencari solusinya, karena sudah tidak ada kata mundur.
Sebab dalam kondisi yang penuh tekanan kita menjadi sangat kreatif dan Alhamdulillah banyak jalan keluar yang diberikan Allah Ta’la kepada kami.

Allahu’alam
Wassalamualaikum
Oleh : Fadil Fuad Basymeleh dari Pengusahamuslim.com

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered By Blogger | Portal Design By Trik-tips Blog © 2009 | Resolution: 1024x768px | Best View: Firefox | Top